Wedding Photography: Tips Bagi Fotografer Pernikahan Pemula 4

Lokasi Acara Resepsi Pernikahan

Setiap lokasi berbeda, mulai dari ruangan kecil sampai gedung mewah. Akan sangat membantu kalau anda bisa melihat lokasi terlebih dahulu, tapi kondisi cahaya yang berbeda pada hari H bisa berarti anda perlu mengubah rencana. Siapkan 2 atau 3 area berbeda di lokasi, dimana anda bisa mengajak pengantin baru ke area tersebut, untuk mendapatkan foto yang bervariasi sekaligus mengatasi kondisi cuaca yang tak terduga.

wedding photography, tips fotografi pernikahan, pre-wedding, cara mengabadikan pernikahan

 

22. Bekerja dengan cepat

Jika memerlukan waktu untuk memotret pengantin saja tanpa keramaian, cukup luangkan waktu setengah jam untuk mencoba berbagai pose.

23. Pertimbangkan background

Background sangat penting, bahkan ketika menggunakan aperture lebar untuk mengaburkannya. Carilah backdrop yang tidak berantakan.

24. Sudut lebar

Lensa wide angle mungkin bukan pilihan yang paling jelas untuk pernikahan, tapi bisa efektif ketika anda menginginkan foto pengantin baru di lokasi. Jangan takut untuk menunjukkan pengantin dalam porsi yang sangat kecil di dalam frame, asalkan lokasi tersebut menarik dan anda bisa menyusun komposisi dinamis. Kalau ada taman formal di lokasi, anda bisa mencari simetri dalam pemandangan.
wedding photography, tips fotografi pernikahan, pre-wedding, cara mengabadikan pernikahan

25. Di luar lokasi

Cara ini tidak selalu bisa dilakukan. Tapi jika lokasi resepsi pernikahan sangat tidak mendukung dan mempelai juga setuju, cobalah mencari apakah ada potensi untuk mendapatkan foto yang lebih menarik di dekat lokasi resepsi, misalnya taman. Anda perlu bekerja sama dari kedua mempelai agar bersedia meninggalkan resepsi sebentar.

wedding photography, tips fotografi pernikahan, pre-wedding, cara mengabadikan pernikahan

 

26. Tinggi dan rendah

Semua fotografi bisa mendapat keuntungan dari mencari sudut pandang yang segar dan menarik, demikian juga pada pernikahan. Merekam rendah dari atas permukaan tanah atau bahkan memposisikan diri ditempat yang tinggi sehingga bisa melihat ke bawah ke arah pesta pernikahan akan memberikan variasi. Sekali lagi, kunjungan ke lokasi sebelum hari pernikahan bisa membantu anda.
 
wedding photography, tips fotografi pernikahan, pre-wedding, cara mengabadikan pernikahan

wedding photography, tips fotografi pernikahan, pre-wedding, cara mengabadikan pernikahan

 

Daftar foto pernikahan

Foto yang wajib direkam tepat sesudah upacara pernikahan…
– Lokasi acara, dengan dan tanpa pengantin
– Dekorasi tempat resepsi
– Foto hangat pengantin baru
– Foto pengantin melempar bunga
– Foto pengantin memotong kue
– Sudut pandang dari atas pesta pernikahan
– Foto tamu-tamu yang sedang berinteraksi di lokasi
– Foto MC dan penyanyi
– Mobil pengantin yang diparkir di luar
– Foto pose pengantin di pelaminan
– Foto pose formil

Cradit foto : Lee Garland, Samuel Docker, Simon Biffen

Bersambung…

Review: Kamera DSLR Canon Terbaru Eos 760D dan 750D

canon terbaru Eos 760d dan 750d
Pertengahan tahun ini Canon meluncurkan kamera DSLR terbaru mereka dan tidak tanggung-tangung dikeluarkan langsung dua seri sekaligus: EOS 760D dan 750D. Tampaknya ini merupakan strategi baru Canon untuk mengisi pasar DSLR entry level-nya. Kedua kamera DSLR ini adalah upgrade dari seri Canon EOS 650D dan 700D dengan resolusi yang naik dari 18MP menjadi 24MP dan peningkatan titik fokus dari 9 menjadi 19.

Perbedaan Spesifikasi, Harga dan Fitur-fitur 750D dan 760D

Canon membuat 760D lebih bagi para fotografer yang sudah berpengalaman dibandingkan 750D, karenanya kamera tersebut memiliki fitur-fitur baru yang ada pada kamera DSLR kelas atas Canon.

Meskipun keduanya dibuat untuk menyasar kelas fotografer yang berbeda, Canon 760D dan 750D memiliki banyak komponen yang sama. Keduanya menggunakan sensor CMOS berformat APS-C dengan resolusi 25,2 megapixel yang baru miliki Canon, Prosesor Digic 6, dan sistem fokus otomatis phase detection dengan 19 titiki cross-type ketika view finder tengah digunakan. Kamera dapat memilih titik AF yang tepat secara otomatis pada mode 19 titik AF atau dapat dipilih secara manual berdasarkan grup dengan mode zone AF (ada 5 grup yang dapat diplih) atau dapat juga satu titik dipilih secara manual pada mode Single-Point AF.

Selain itu, ada sistem Hybrid CMOS AF III yang baru (dilengkapi dengan Face Detection, Tracking AF, FlixiZone-Single dan FlixiZone-Multi), yang berguna ketika gambar atau video diambil menggunakan live view. Sistem ini memiliki jumlah piksel untuk melakukan fokus yang lebih banyak dibandingkan kamera-kamera sebelumnya. Canon mengatakan kalau sistem ini empat kali lebih cepat dibandingkan versi II, yang ada pada Canon 100D.

Berbeda dengan sistem metering di 700D (iFCL), setiap piksel di sensor memiliki filter RGB-IR sendiri dan dapat membaca secara indenpenden. Menurut Canon, sistem tersebut memberikan akurasi dan deteksi warna yang lebih baik. Pada mode live view dan video, pilihan pengukuran cahaya yang tersedia tetap sama, tapi kamera akan menggunakan sensor gambar untuk memberikan informasi. Disamping itu, mode Evaluative menggunakan 315 zone, partial mencakup 10% dan spot 2,7%.
canon terbaru Eos 760d dan 750d

Meskipun, keduanya memiliki tata letak tombol yang berbeda, 750D dan 760D terasa mirip ditangan. Dalam hal dimensi, hanya ada perbedaan 2,3mm  diantara keduanya –  760D lebih tinggi dibandingkan 750D. Keduanya tidak sesolid 5D Mark III, tapi konstruksinya tetap aluminium alloy dan polycarbonate dengan serat kaca sehingga kedua kamera tetap tersa cukup kuat untuk model pemula. Nyaris tidak ada bunyi berderak saat anda menggenggam keras kedua kamera. Spesifikasi teknis 750D nyaris identik dengan 760D, tapi ada beberapa perbedaan kecil yang mempengaruhi penggunaan. Dimulai dari plat atas. Disana tidak ada LCD kedua dan dial mode berada di sisi lain. Selain itu 750D punya lampu khusus untuk mengindikasikan sistem Wi-Fi yang tengah aktif, sementara 760D menyajikan indikator tersebut dengan tampilan ikon di LCD yang terletak pada plat atas. Wi-Fi diaktifkan lewat menu pada kedua kamera.

Perbedaan lainnya adalah tombol display untuk mematikan atau menghidupkan layar belakang 750D. Tombol ini diperlukan karena 750D tidak mempunyai sensor pendeteksi mata seperti pada 760D. Karena 750D tidak memiliki tombol dial di belakang, aperture dan exposure compensation (tergantung mode exposure yang digunakan) diatur dengan menekan tombol khusus di bagian belakang kamera sambil memutar dial utamadi dekat shutter release. Tidak ada pengunci, tapi dial mode 750D memiliki modus exposure yang sama, termasuk pilihan untuk penghobi dan pemula.

Spesifikasi Canon Eos 750D dan 760D

Kamera                     Canon Eos 760D                            Canon Eos 750D
Sensor                        24.2 MP APS-C                               24.2 MP APS-C
AF Points                         19 Titik                                          19 Titik
ISO Range                    100-12.800                                      100-6.400
                            (upgrage sampai 25.600)                 (upgrage sampai 25.600)
Built-in Wi-Fi               Wi-Fi & NFC                                   Wi-Fi & NFC  
Panel LCD atas                 Ya                                                     Tidak
LCD                       3.2-inci, 1.04M-dot                               3-inci, 921k-dot
Berat                                  565g                                                 480g
Dimensi                 131.9×100.9×77.8mm                     131.9×100.7×77.8mm
Harga                            Rp 12,3 Jt (kit)                                   Rp 9 Jt (kit)
                             dengan lensa 18-135mm                  dengan lensa 18-55mm

Wedding Photography: Tips Bagi Fotografer Pernikahan Pemula 3

Foto upacara pernikahan

Banyak hal yang terjadi seputar upacara pernikahan, dan anda harus selalu memperhatikan. Tamu-tamu undangan akan berdatangan, mempelai pria dan pendampingnya, dan mempelai wanita akan memasuki ruangan. Anda tidak mungkin berpindah-pindah lokasi, jadi konsultasikan daftar foto pernikahan yang disepakati. Setelah upacara dimulai, anda bisa mulai bersiap merekam emosi tersebut sebelum berubah menjadi senyuman dan tawa usai upacara pernikahan berlangsung.

wedding photography, tips fotografi pernikahan, pre-wedding, cara mengabadikan pernikahan

 

16. Hormati upacara resmi

Bersikaplah ramah dan sopan. Tunjukkan bahwa anda bisa tidak menarik perhatian dan mereka tidak akan keberatan dengan kehadiran anda.

wedding photography, tips fotografi pernikahan, pre-wedding, cara mengabadikan pernikahan

17. Bekerjalah dengan tenang

Jika kamera anda memiliki modus quiet drive, aktifkan modus tersebut, dan matikan bunyi bip AF.

wedding photography, tips fotografi pernikahan, pre-wedding, cara mengabadikan pernikahan

18. Pelajari susunan acara

Ketahui susunan acara pernikahan. Anda tentu tak ingin terperangkap dalam lokasi acara dan berada di belakang tamu sementara mempelai yang baru menikah sudah berada di luar. Ikuti acara keseluruhan secara detail.

19. Menangani pencahayaan rendah

Merekam di dalam lokasi acara dapat menimbulkan sederet tantangan, karena anda tak bisa mengendalikan pencahayaan. Bisa saja lokasinya berpencahayaan rendah, bisa jadi flashgun atau lampu studio tidak menjadi opsi. Pada kondisi seperti inilah, ISO perlu dinaikkan. Pada kebanyakan DSLR modern, ISO lebih tinggi bukanlah masalah. Ingat, lebih baik memiliki foto dengan sedikit noise daripada foto yang kabur.

wedding photography, tips fotografi pernikahan, pre-wedding, cara mengabadikan pernikahan

20. Menangani pencahayaan rendah tanpa menaikkan ISO

Anda bisa menggunakan lensa 50mm untuk bisa memotret dengan handheld dalam pencahayaan yang rendah, tanpa perlu menaikkan ISO hingga ke 3200.

21. Menandatangani buku nikah

Setelah bagian utama dari upacara selesai, buku nikah perlu ditandatangani. Anda harus sudah tahu di mana proses ini akan dilakukan. jangan berusaha ‘mengganggu’ proses ini. Meski mungkin bisa saja anda meminta mereka berpose kembali setelahnya, sebaiknya potretlah dengan alami, anda harus cukup cekatan.

wedding photography, tips fotografi pernikahan, pre-wedding, cara mengabadikan pernikahan

Daftar foto pernikahan

Banyak foto yang bisa diabadikan di lokasi akad/pemberkatan….
– Suasana lokasi & dekorasi ruangan
– Mempelai wanita tiba dengan mobil
– Foto mempelai wanita keluar dari mobil
– Suasana tamu
– Ekspresi saudara/keluarga
– Mempelai wanita dan pria di depan ruangan acara
– Close-up tentang informasi acara yang diselenggarakan
– Rangkaian bunga di lokasi
– Pengantin saling memakaikan cincin
– Menandatangai buku nikah
– Suami istri berjalan di lajur menuju ke tempat resepsi
– Pose formil keluarga

Credit foto : Ed Goodden, Lee Garland, Samuel Docker

Bersambung….

Wedding Photography: Tips Bagi Fotografer Pernikahan Pemula 5

Tips Bagi Fotografer Pernikahan Pemula Foto Kelompok

Tips Bagi Fotografer Pernikahan Pemula – Foto kelompok, wajib ada disetiap foto pernikahan. Fotografer diminta melakukan tugas yang menghabiskan banyak waktu untuk mengabadikan setiap kelompok keluarga dan teman yang datang. Yang penting disini adalah, anda mendiskusikan dan menyetujui apa yang akan difoto dengan cara ini. Kalau anda mengijinkan sesi foto kelompok menjadi bebas bagi semua tamu, semua orang akan meminta “bisakah anda memotret kami….?” sehingga anda akan kerepotan dan hasil foto akan buruk.
Kalau anda merekam foto kelompok besar, kuncinya adalah mengaturnya sedemikian rupa sehingga semua tamu, sejauh mungkin, bisa terlihat. Mengarahkan kamera ke bawah dari posisi yang lebih tinggi (gunakan tangga – seperti yang dibahas pada bagian 1) bisa membantu. Alternatifnya, kalau ada tangga di lokasi, anda bisa mengatur kelompok dengan bersusun di tangga untuk mendapatkan visibilitas maksimal.
Tips Bagi Fotografer Pernikahan Pemula

27. Depth of field

Ketika merekam kelompok, anda membutuhkan depth of field yang lebih luas untuk memastikan setiap orang terlihat cukup tajam. Hindari Backdrop yang ramai.

28. Sudut teduh

Hindari cahaya matahari langsung, karena menimbulkan masalah exposure dan membuat muka berkerut. Carilah area yang teduh atau cahaya yang menyebar.
Tips Bagi Fotografer Pernikahan Pemula

29. Terus berbicara

Anda harus menangani sisi teknis kamera dan mengarahkan sekelompok orang. Teruslah mengatakan pada mereka apa yang anda lakukan dan minta mereka untuk tersenyum.
Tips Bagi Fotografer Pernikahan Pemula

Tips Bagi Fotografer Pernikahan Pemula – Daftar foto pernikahan

Pastikan anda tahu kelompok mana yang diperlukan:
– Foto keluarga mempelai wanita
– Foto keluarga mempelai pria
– Foto mempelai wanita dan pengiringnya
– Foto pengiring pangantin wanita, pengantin wanita, pengantin pria, dan pendampingnya.
– Foto kedua keluarga
– Foto tamu yang hadir

Selesai

Cradit foto : Simon Biffen

Lensa Prime vs Lensa Zoom? Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?

Berdasarkan jangkauan focal length, lensa untuk kamera baik itu DSLR maupun Mirrorless bisa dikelompokkan menjadi 2 kelompok yaitu lensa prime dan lensa zoom.

Lensa Prime

Lensa prime, atau terkadang disebut juga sebagai lensa fix, adalah lensa yang memiliki satu focal length. Salah satu yang paling terkenal adalah lensa 50mm, hampir semua pabrikan kamera memproduksi lensa jenis ini dan banyak tersedia di pasaran denga harga yang ekonomis.

Kelebihan utama lensa jenis ini adalah ukuran yang ringkas, ringan serta kualitas yang maksimal. Detail yang dihasilkan juga maksimal jernih, kaya warna, serta aperture yang lebar yang bisa digunakan untuk kondisi low light, dan membentuk bokeh untuk isolasi. Kelemahannya lensa prime adalah adalah tidak bisa digunakan untuk mengatur lebar sudut pandang pemotretan, fotografer harus bergerak maju atau mundur terhadap objek.

Lensa Zoom

Berbeda dari lensa prime, jenis lensa zoom memiliki focal length yang bisa diatur pada jangkauan tertentu. Sebagai efeknya, anda bisa mendapatkan sudut pandang dari beberapa focal length sekaligus dari satu lensa.

lensa kit 18-55 mm
Pada contoh di atas ditampilkan lensa kit 18-55mm. Lensa ini bisa digunakan pada focal length mulai dari 18mm yang masuk kategori “wide angle”, hingga 55mm yang masuk kategori “tele”.
Kelebihan utama lensa zoom adalah bisa digunakan untuk mendapatkan berbagai lebar sudut pandang foto. Anda hanya perlu membawa satu lensa untuk mengggantikan beberapa lensa prime saat traveling. Disisi lain, kelemahan lensa zoom adalah ukuran yang lebih besar dan lebih mahal untuk kualitas yang sama. Serta, dari segi bokeh, kontrol depth of field serta kinerja di kondisi low light lensa zoom masih tertinggal dari prime.