14 Tips Fotografi Portrait Dan Sistem Pencahayaannya 2

Tips Fotografi Portrait : Focusing dan Framing

Setelah pada artikel bagian 1, kita membahas basic untuk fotografi portrait seperti pengaturan aperture, ISO dan shutter speed, serta pilihan lensa yang digunakan, pada artikel kali ini kita akan membahas tips komposisi dan pemfokusannya.

6. Komposisi kreatif

Jangan malas untuk bereksperimen dengan komposisi anda. Keseringan fotografer berdiri mundur untuk memasukkan semua elemen ke dalam frame atau setidaknya bagian atas dari subjeknya.
tips fotografi portrait
Lakukan zooming pada subjek anda sehingga memenuhi frame untuk memperoleh komposisi yang apik. Posisikan subjek anda di salah satu sisi frame adalah teknik yang bagus, gunakan aperture besar untuk mendapatkan depth of field yang dangkal. Tapi harus diingat untuk melakukan fokus setepat mungkin. Fokuslah pada mata subjek anda.

7. Gunakan reflektor

Cara cepat dan terjangkau untuk mencerahkan foto portrait anda dan membuat hasilnya seperti portrait profesional adalah dengan menggunakan reflektor. Gunakan reflektor pada pemotretan indoor (memotret dekat jendela) atau di luar ruangan untuk memantulkan cahaya ke arah subjek anda sehingga menerangi area shadow.
 
tips fotografi portrait
 Tanpa reflektor
tips fotografi portrait menggunakan reflektor
Dengan reflektor putih menghasilkan tone yang alami

tips fotografi portrait menggunakan reflektor
 Dengan reflektor emas menghasilkan tone hangat
tips fotografi portrait menggunakan reflektor
Dengan reflektor silver mencerahkan gambar
Beberapa reflektor dibuat dengan 2 sisi dan dilengkapi dengan cover yang dapat dilepas. Reflektor memiliki variasi warna yaitu putih, silver, dan emas. Reflektor yang memilliki permukaan putih dapat juga berfungsi sebagai diffuser untuk melembutkan cahaya yang kuat.
Anda dapat membuat reflektor sendiri dengan menggunakan selembar kertas karton yang dilapisi dengan aluminium foil untuk memberikan efek silver.

8. Fokuskan kamera anda

Ketika menggunakan aperture yang lebar (misalnya f/2.8), depth of field akan menyempit, jadi hati-hatilah menentukan titik fokus anda. Lakukan pemfokusan pada mata subjek anda. Untuk membantu menentukan titik fokus, secara manual pilih single titik autofokus (AF). Atau kalau anda tidak mau repot memindah-mindahkah titik AF –  bisa dengan titik AF di tengah, tekan setengah tombol shutter kemudian lakukan komposisi ulang sesuai denga posisi subjek kemudian tekan penuh tombol shutter.

9. Pose

Bagaimana subjek anda berpose akan memiliki efek yang dramatis pada hasil foto portrait anda. Perubahan kecil pada ekspresi wajah subjek anda – seperti apakah mereka tersenyum atau tidak – dapat mengubah “feeling” pada keseluruhan foto anda. Buatlah subjek anda merasa nyaman. Ketika memotret, usahakan menangkap berbagai ekspresi subjek anda.
tips fotografi portrait
tips fotografi portrait
Pose pada fotografi portrait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *