Category Archives: Fotografi Landscape

Tips Memotret Foto Panorama Luas

Tips Memotret Foto Panorama – Panorama cara jitu untuk menampilkan landscape yang luas dan megah. Menciptakan panorama juga teknik yang bagus untuk dipelajari kalau anda tidak punya lensa ultra wide angle.
cara memotret foto panorama
Image by Mark Hamblin
Bagian pertama dari proses panorama adalah merekam foto. Prinsipnya, anda harus berdiri tetap pada posisi yang sama, lalu memutar tubuh untuk merekam serangkaian foto. Tapi, ada sedikit tambahan lain kalau ingin mendapatkan hasil terbaik. Dengan menggunakan tripod, rekamlah foto ketika anda menggerakan kamera. Rekam setiap foto saling menumpuk satu sama lain (sekitar 30%), tapi cobalah menghindari elemen yang penting pada bagian foto yang ditumpuk.

Trik untuk memotret foto panorama yang luas

Pemilihan tripod penting dalam merekam panorama. Head yang bisa dikunci agar kamera tetap pada posisinya, tapi berputar terpisah pada poros horisontal paling tepat untuk pemotretan ini. Ball head tripod kurang cocok digunakan, karena semua porosnya berubah. Proses ini tidak berakhir di dalam kamera. Menyambung foto mungkin terkesan sulit, tapi Photoshop memiliki fitur cerdas untuk menyambung seluruh rangkaian panorama.

1. Menjaga kestabilan

Agar seluruh foto sejajar, diperlukan tripod. Head tiga arah lebih baik daripada ball head, karena anda bisa mengunci head untuk bergerak dalam satu poros. Pasangkan kamera dalam orientasi portrait.Memotret panorama dengan orientasi portrait akan memberikan lebih banyak opsi ketika cropping, dan membantu memasukkan lebih banyak foreground dan langit. Cobalah untuk menghindari lensa wide angle karena lensa ini dapat menimbulkan distorsi.
cara memotret foto panorama
cara memotret foto panorama

2. Exposure seimbang

Agar rangkaian foto konsisten, rekamlah dalam modus manual dan dengan fokus manual. Jangan mengubah pengaturan pada seluruh rangkaian foto. Mengubah aperture, ISO bahkan fokus saat perekaman dapat menyebabkan foto yang satu tidak cocok dengan yang lain. Potretlah dalam format raw.
cara memotret foto panorama

3. Posisi

Untuk melakukan panning, posisikan objek yang penting atau memiliki bentuk berbeda, seperti pohon dan tanaman, di tengah foto. Banyaknya cabang yang menumpuk dalam frame akan menyulitkan proses penyambungan foto. Cobalah untuk menumpuk setiap foto sebanyak sepertiga bagian.

4. Merekam langit

Menyeimbangkan exposure antara langit dan daratan selalu menantang bagi fotografer landscape. Meski menggabungkan dua exposure di Photoshop bisa jadi solusi, cara ini akan sulit dilakukan untuk panorama. Mendapatkan foto yang benar di dalam kamera dengan filter neutral density graduated (ND Grad) adalah solusi yang baik.

Menyambung foto panorama dengan photoshop

Setelah pada bagian pertama dari proses memotret panorama adalah proses perekaman foto. Maka tahap selanjutnya bagaimana menyatukan foto-foto tersebut di photoshop. Berikut ini adalah langkah-langkah menyambung foto panorama dengan di photoshop.

Buka semua file foto

Untuk menyambung panorama, pilihlah rangkaian foto tanpa ada celah dalam pemandangan dan dengan horison konsisten. Seleksi semua foto di Bridge, lalu pilih Tool > Photoshop > Load Files in Photoshop Layer. Atau buka foto satu per satu dan tarik ke satu dokumen menggunakan Move Tool.

Mensejajarkan panorama

Pilih semua layer di panel Layer, (tahan Shift ketika anda mengklik foto paling atas dan paling bawah). Pilih Edit > Auto-Align Layers. Pilih Auto pada kota dialog yang muncul, lalu klik OK. Ini akan mensejajarkkan semua foto. (Mungkin dibutuhkan waktu beberapa menit). Untuk merapikannya pilih Edit > Auto Blend Layers, dan pilih Panorama di kotak dialog.

Sentuhan akhir

Kini panorama telah tersambung, tapi batasnya masih berantakan. Gunakan Crop Tool dan potong tepi foto. Jika terlalu sempit, tampilkan border putih tipis. Dengan Clone Stamp Tool, tahan Alt dan klik salah satu titik untuk di-copy, lalu sapukan di atas bagian putih untuk memperluas foto.

Demikianlah langkah-langkah membuat foto panorama yang luas dari cara merekam foto hingga menyambungnya di Photoshop.

 

Tips Memaksimalkan Dynamic Range Dalam Fotografi Landscape

Tips Memaksimalkan Dynamic Range Dalam Fotografi Landscape
Sunset at Malin Head by Ronan Mclaughlin on flickr.com

Untuk memaksimalkan dynamic range kamera, terutama saat memotret landscape, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, yaitu :

  1. Gunakanlah filter neutral density graduated (ND Grad – akan dibahas selanjutnya mengenai filter), yang memiliki beberapa ukuran untuk mengimbangi kontrasnya langit yang cerah dengan foreground yang lebih gelap.
  2. Memotretlah dengan format RAW. Foto dengan format RAW menjaga dynamic range dari sensor, sementara JPEG akan ‘memotong’ shadow dan highlight.
  3. Gunakan kamera dengan kemampuan dynamic range yang tinggi. Kamera sendiri memiliki batas kemampuan dynamic range-nya. Menggunakan kamera dengan kemampuan tangkap dynamic range lebih luas tentunya membantu kita memaksimalkan dynamic range yang kita peroleh. Berikut beberapa kamera yang memiliki dynamic range tinggi, antara lain : Nikon D800, Nikon D600, Sony SLT Alpha 99, Snoy NEX 7,  Canon EOS 6d, Canon EOS 5d MkII, Canon EOS 5d MkIII (selengkapnya dapat dilihat di http://www.dxomark.com/).
  4. Memotretlah dengan ISO rendah, karena ISO rendah lebih berhati-hati dalam hal noise maka ISO rendah umumnya mampu menangkap lebih akurat area shadow. Dengan demikian, ISO rendah akan memiliki dynamic range lebih baik dibanding dengan ISO tinggi.
  5. Photo montage – semi HDR. Salah satu teknik paling sederhana untuk meningkatkan dynamic range adalah dengan menggabungkan 2 foto dengan exposure berbeda yang dihasilkan dari 1 RAW file. Jadi caranya adalah foto pemandangan dengan kondisi agak underexposure (bisa gunakan EV – 1). Setelah file RAW diproseskan menghasilkan 2 file TIFF/JPEG. Satu dengan kondisi overexposure sehingga area shadow (foreground) terang. Satu lagi underexposure, sehingga area highlight (langit) memiliki exposure yang tepat. Gabungkan kedua foto tersebut menggunakan layer masking. Gunakan foto under exposed untuk area langit, dan foto over exposed untuk area foreground.
  6. Teknik HDR. Teknik yang lebih kompleks adalah menggunakan software untuk melakukan high dynamic range (HDR) fotografi. Teknik ini memungkinkan kita memperoleh dynamic range yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan kamera digital yang ada (akan dibahas selanjutnya dalam teknik HDR).

    Apa Itu Dynamic Range Dalam Fotografi ?

    Dynamic range dalam fotografi dapat didefinisikan sebagai cakupan (dari minimum sampai maksimum) luminance (pencahayaan) dari suatu pemandangan yang difoto. Dynamic range juga dikaitkan dengan range intensitas sensor kamera dalam merekam gambar, baik di area shadow maupun highlight.
    Apa Itu Dynamic Range Dalam Fotografi ?
    Starring at the sun by thefella on flickr.com

    Luminance maksimum umumnya adalah area dimana sumber cahaya berada (misalnya matahari/langit) atau area dengan tingkat reflektif tinggi (misalnya kaca yang memantulkan cahaya. Sementara yang luminance-nya minimum adalah area gelap/di bawah bayangan, atau benda dengan tingkat refleksi minimum (misalnya batu karang).

    Mata kita memiliki dynamic range yang sangat luas dan dapat membedakan area yang gelap dan terang dengan kecepatan dan tingkat akurasi yang mengagumkan. Namun, sensor kamera memiliki sudut pandang yang jauh lebih sempit dan harus berjuang untuk merekam detail area gelap dan terang secara bersamaan. Oleh karena itu, jika ada perbedaan cahaya yang kontras dalam foto yang diambil, kamera tidak akan dapat merekam seluruh area dengan sempurna, dan gambar akan seperti ‘terpotong’, karena terkena under atau overexposure. Inilah mengapa memotret pemandangan (landscape) yang memiliki perbedaan cahaya yang kontras bisa menjadi sangat sulit.

    Tiap objek foto memilki dynamic range yang berbeda-beda. Ada yang dynamic range-nya tinggi (artinya perbedaan luminance antara yang maksimum dan minimum sangat besar), ada pula yang dynamic range-nya rendah. Secara umum objek landscape adalah pemandangan dengan dynamic range medium – tinggi. Matahari dan langit umumnya sangat terang, sedangkan foreground umumnya kurang cahaya sehingga gelap.

    Cara Membuat Foto HDR Dramatis

    Setelah pada artikel sebelumnya kita telah memahami tentang Dynamic Range dan Teknik Fotografi HDR, maka pada artikel ini kita akan membahas bagaimana cara membuat foto HDR.

    Teknik fotografi HDR (High Dynamic Range) adalah teknik yang populer dikalangan fotografer landscape. Prinsip dasarnya adalah merekam beberapa foto pada nilai exposure bervariasi, kemudian menggabungkannya untuk menghasilkan foto dengan rentang tonal yang lebih luas. Dengan cara ini, detail pada area shadow dan highlight dalam pemandangan dapat ditangkap seluruhnya.

    foto hdr, bracketing, cara memotret hdr

    Menciptakan foto HDR membutuhkan beberapa foto (umumnya 3 sampai 9), dengan nilai aperture dan ISO yang sama. Hanya nilai shutter speed yang diubah pada setiap foto, agar depth of field dan noise tetap konstan. Hasil foto kemudian digabung dengan software pengolah foto. Ada beberapa program yang bisa digunakan untuk memproses foto HDR seperti Photoshop, Photomatix, dan HDR Projects 2.

    Cara memotret foto HDR 

    Sebelum mulai memotret foto HDR, ada beberapa peralatan yang perlu dipersiapkan. Tripod sangat dibutuhkan agar komposisi pada setiap foto tidak berubah. Remote release juga akan berguna untuk menghindari guncangan kamera yang tidak diinginkan. Gunakan self timer kamera jika anda tidak mempunyai remote. Objek bergerak seperti portrait tidak cocok menggunakan teknik HDR, tapi teknik ini sempurna untuk landscape. Namun, hati-hatilah bila ada awan yang bergerak cepat dan pohon yang bergerak dalam pemandangan, karena dapat menyebabkan efek ghosting ketika anda mengolah seluruh foto.

    1. Persiapan

    Pasang kamera pada tripod dan atur komposisi foto. Carilah objek menarik pada foreground untuk menarik perhatian mata. Pastikan tripod terkunci, agar kamera tidak berubah selama exposure. Pasangkan remote shutte release atau aktifkan modus self timer pada kamera. Atur komposisi dan fokuskan. Setelah terfokus, posisikan lensa pada fokus manual.
     
    foto hdr, bracketing, cara memotret hdr

    2. Pengesetan kamera

    Posiskan kamera pada modus Av dan atur ISO pada 100 untuk mendapatkan kualitas foto pada pengaturan tertinggi. Berikutnya, atur aperture pada sekita f/11 untuk memastikan pemandangan tajam dari depan sampai belakang, dan seimbangkan shutter speed untuk berada di tengah exposure meter (EV 0). Terakhir, aktifkan fitur mirror lock-up undangan menghidari guncangan kamera.
    foto hdr, bracketing, cara memotret hdr

    3. Bracket exposure

    Set Auto Exposure Bracket pada kamera DSLR, sehingga kamera menyesuaikan shutter speed secara otomatis untuk merekam 3 exposure berbeda. Dan, mulailah merekam exposure.

    foto hdr, bracketing, cara memotret hdr

    4. Proses pengolahan foto

    Untuk pengolahan foto HDR kita bisa menggunakan software khusus untuk HDR seperti Photomatix Pro, HDR Projects 2 atau melakukannya di Photoshop.

    foto hdr, bracketing, cara memotret hdr
    Pilihan berapa foto yang dipakai sebenarnya tergantung kebutuhan kita. 3 foto akan membuat proses di photoshop jauh lebih cepat dibandingkan 5, namun kalau kita memiliki 5 buah maka foto akhir yang dihasilkan akan memiliki tonal yang lebih halus.

    Cara Mendapatkan Foto Landscape Yang Super Tajam

    cara mendapatkan foto yang lebih tajam

    Kebanyakan pertanyaan yang paling umum diajukan adalah bagaimana mendapatkan foto landscape yang leibih tajam? Pada dasarnya hal ini adalah cukup sederhana, yaitu dengan menghindari getaran selama shutter terbuka, fokus yang tepat dan pilihlah aperture yang pas. Jadi, jika anda ingin belajar cara mendapatkan gambar fotografi landscape yang super tajam, berikut adalah tipsnya.

    1. Gunakan tripod yang kokoh dan stabil dengan ball head yang kuat.

    Pastikan posisi center column tripod pada posisi yang paling rendah dan taruh pemberat (misalnya tas kamera) sehingga tripod lebih stabil. Pastikan juga ball head terkunci kuat setelah anda melakukan komposisi pada foto anda. Sebagai catatan matikan fitur images stabilizer atau vibration reduction di lensa anda saat menggunakan tripod.

     Cara Mendapatkan Foto Landscape Yang Lebih Tajam

    2. Ketika mengambil gambar, jangan memegang tripod. 

    Getaran dari tangan anda akan membuat foto blur pada saat shutter terbuka. Jadi, gunakanlah remote shutter release atau kalau anda tidak mempunyainya anda dapat menggunakan self timer pada kamera.

    cara mendapatkan foto yang lebih tajam

    3. Gunakan lensa wide angle yang berkualitas tinggi.

    Apabila anda memasang filter circular polarizer (filter CPL) pada lensa anda, lensa yang murah akan melakukan defocus pada saat anda memutar filter CPL. Misalnya pada saat anda sudah mendapat fokus yang sempurna pada komposisi landscape anda dan anda ingin memutar filter CPL yang terpasang pada lensa anda, coba tebak apa yang terjadi, lensa anda akan kehilangan fokusnya karena gerakan dan tekanan pada saat memutar filter. Hal ini jarang terjadi pada lensa yang berkualitas tinggi. Ketika ini terjadi harap diingat untuk melakukan pemfokusan kembali sebelum anda menekan shutter.

     Cara Mendapatkan Foto Landscape Yang Lebih Tajam

     

    4. Gunakan lensa wide angle yang berkualitas tinggi.

    Apabila anda memasang filter circular polarizer (filter CPL) pada lensa anda, lensa yang murah akan melakukan defocus pada saat anda memutar filter CPL. Misalnya pada saat anda sudah mendapat fokus yang sempurna pada komposisi landscape anda dan anda ingin memutar filter CPL yang terpasang pada lensa anda, coba tebak apa yang terjadi, lensa anda akan kehilangan fokusnya karena gerakan dan tekanan pada saat memutar filter. Hal ini jarang terjadi pada lensa yang berkualitas tinggi. Ketika ini terjadi harap diingat untuk melakukan pemfokusan kembali sebelum anda menekan shutter.

    5. Aktifkan fitur mirror lock-up pada kamera DSLR anda.

    Dengan mengaktifkan mirror lock-up memastikan getaran mekanik akibat proses mekanis cermin kamera teredam pada saat shutter terbuka.

    cara mendapatkan foto yang lebih tajam

    6. Lepaskan neckstrap kamera atau aksesoris lain yang dapat bergoyang.

    Pada saat kondisi cuaca berangin, neckstrap kamera bisa seperti kain yang tertiup angin dan akan mengakibatkan getaran.

    7. Pilih aperture dari mid-range sampai aperture sempit.

    Sangat penting untuk dipahami jika anda menginginkan foto landscape anda tajam dari depan sampai ke belakang atau pada keseluruhan frame, anda perlu memilih aperture dengan depth of field yang lebar. Jadi pilihlan aperture dari f/11 atau f/16 tergantung seberapa dekat jarak anda dengan foreground. Penggunaan aperture yang sempit (seperti f/22) akan membuat foto kurang tajam karena difraksi cahaya.

    8. Fokus pada jarak.

    Jangan fokus pada objek yang dekat dengan anda. Fokuslah pada objek yang berada pada setengah jarak sampai dengan infinity. Anda bisa juga menggunakan teknik hyperfocal distance untuk mendapatkan foto landscape yang tajam dari foreground sampai ke background (baca juga Teknik Hyperfocal Distance Pada Fotografi Landscape).

    9. Gunakan mode live view kamera DSLR anda. 

    Jika anda mempunyai kamera DSLR dengan optikal viewfinder sangat direkomendasikan untuk menggunakan mode live view dan gunakan pemfokusan manual pada lensa anda untuk mendapatkan fokus yang tajam.

     Cara Mendapatkan Foto Landscape Yang Lebih Tajam
    Demikian tips-tips yang dapat dilakukan agar mendapatkan foto super tajam pada saat memotret landscape.
    Cradit foto : Gavin Hardcastle