Category Archives: Fotografi Pemula

Cara Cepat Kuasai Kamera DSLR Part 2

Setelah dibagian pertama kita telah mengerti bagaimana setting kamera awal yang perlu anda lakukan untuk mengusai kamera DSLR sebagai fotografer pemula. Nah, pada dibagian kedua ini kita akan membahas tentang cara-cara mengusai prinsip komposisi dasar, menentukan teknik pencahayaannya dan piranti pencahayaan apa saja yang diperlukan, serta bagiamana cara memanajemen foto anda.

cara cepat kuasai kamera

11. Komposisi

Mempelajari komposisi termasuk salah satu cara meningkatkan fotografi. Komposisi seringnya ditentukan dengan bagaimana yang terlihat tepat menurut anda, tapi ada banyak trik untuk hasil terbaik. Aturan-aturan ini bukan untuk membatasi yang benar dan yang salah, melainkan prinsip pada umumnya perlu dicoba (Baca kembali semua tentang Komposisi).
  • Focal point – Pandangan luas dapat tampak hambar kalau tidak focal point yang menjadi pusat perhatian. Cari focal point kuat speerti bangunan, pohon, atau bebatuan.
  • Garis pemandu (leading line) – Carilah garis yang mengantarkan mata ke objek utama pada background foto.
  • Prinsip rule of third – Bayangkan grid 3×3, lalu posisikan objek utama pada salah satu titik pertemuan. Cara ini akan membantu menyeimbangkan foto.

12. Menentukan pencahayaan

Fotografi selalu terkait dengan cahaya. Ada bermacam set-up pencahayaan untuk dipertimbangkan. Pencahayaan alami paling mudah untuk dimamfaatkan, meskipun tetap saja banayk hal lain yang perlu dipertimbangkan.
Fotografer cenderung mengklarifikasikan cahaya dalam dua cara, kuat dan lembut (baca : Memahami Esensi Cahaya Dalam Fotografi). Cahaya kuat datang dari sumber cahaya kecil atau sangat kuat, sementara cahaya lembut merupakan cahaya yang menyebar dan mudah dimamfaatkan. Anda mungkin sering mendengar istilah momen emas (golden hour) dalam fotografi. Istilah ini mengacu pada cahaya lembut yang diberikan matahari pada awal dan akhir hari. Momen emas paling terasa mamfaatnya bagi fotografer landscape yang ingin menangkap pemandangan memukau di ruang terbuka. Anda juga bisa memotret portrait sempurna ketika matahari mulai turun. Beri backlight pada objek dengan membelakangi matahari tenggelam yang memberikan cahaya hangat pada foto. Baca juga Ambient Light dan Jenis Pencahayaan Dalam Fotografi.

13. Pantulkan cahaya shadow dengan reflektor

Reflektor adalah alat yang mudah dan murah untuk membantu menyempurnakan foto. Reflektor digunakan diberbagai kondisi, mulai dari mempercerah portrait sampai mendukung foto makro. Reflektor terbaik yang bisa dimiliki adalah ‘5 in 1’. Desain ini artinya anda memiliki 5 alternatif permukaan untuk digunakan pada berbagai pemotretan. Untuk memantulkan cahaya ke objek, ada 3 pilihan yaitu warna putih, perak atau emas. Sisi putih lebih lembut, perak lebih reflektif, dan kilau emas memberi lebih banyak cahaya. Meski salah satu tugas utama reflektor adalah memantulkan cahaya kembali ke shadow, anda juga bisa menggunakannya untuk menghalangi atau menyebarkan cahaya matahari yang kuat.

14. Tambahkan ekstra cahaya dengan flash

Kamera anda mungkin dilengkapi dengan built-in flash untuk menambah cahaya pada foto. Unit flash ini berguna pada berbagai kondisi, tapi memiliki keterbatasan. Fotografer umumnya jarang menggunakan pop-up flash dan lebih sering menggunakan off camera flash. Untuk lebih lengkapnya anda dapat membaca Mengenal Flash Pada Kamera DSLR, Teknik Pemotretan Dengan Off Camera Flash dan Teknik Fill Flash Untuk Menerang Shadow Pada Foto.

15. Piranti pencahayaan lainnya

Flash dan cahaya alami bukan hanya sumber cahaya yan bisa dimamfaatkan untuk pemotretan. Ada banyak pilihan produk pencahayaan, mulai dari lampu studio sampai panel LED. Kalau anda memiliki DSLR atau CSC, berinvestasi pada lampu studi mungkin terdengar agak ambisius, tapi panel LED cara mudah untuk membawakan cahaya tambahan. Panel LED dijual dalam berbagai ukuran dan desain, mulai dari panel datar sampai ring flash yang dipasangkan untuk fotografi makro. Menggunakan senter juga bisa dipilih untuk memberikan pencahayaan pada foto di malam hari. Aturlan exposure panjang, lalu gerakkan senter ke arah objek. Melukis bebatuan dengan cahaya di alam terbuka yang gelap bisa jadi ide yang seru untuk dicoba.

16. Manajemen file

Meski pengaturan file mungkin terdengar kurang menarik, tapi hal ini pentingjika ingin menjadi fotografer sukses. Kalau memotret setiap hari atau minggu, harddisk mungkin akan cepat penuh dan memperlambat komputer. Dan kalau foto tersebar dimana-mana, tentu akan sulit menemukan foto tertentu dikemudian hari.
Setiap fotgrafer akan mengadaptasi sistem alur kerja yang sesuai dengan kebutuhannya. Umumnya, fotografer ingin menyimpan semua file raw jika memungkinkan, misalnya. Hard drive eksternal solusi tepat yang menawarkan banyak kapasitas penyimpanan. Untuk menciptakan solusi penyimpanan, banyak program yang dijual dipasaran yang akan membantu anda untuk menavigasi dan mengolah foto.

17. Organiser foto

Tersedia berbagai program yang akan membantu anda mengatur foto. Program yang paling populer adalah Lightroom, Bridge, dan Elemen Organizer sebagian dari Photoshop Elements. Menggunakan komputer atau hanya sistem komputer biasa, sebaiknya biasakan untuk melabeli file foto ke dalam sistem folder yang bisa anda pahami. Sebagian fotografer memilah fotonya berdasarkan tanggal, sementara yang lain berdasarkan tema objek. Ketika menilai foto, pada program pengelola foto umumnya terdapat opsi untuk memberi rating dan menyortir foto. Ini bisa jadi kebiasaan bagus sebagai langkah awal untuk memulai proses pengeditan, sehingga anda tidak akan melewatkan foto yang bagus.
Bila ingin, anda juga bisa membuat back-up file foto dengan cara penyimpanan online. Layanan seperti dropbox dan iCloud memberi kesempatan untuk mengolah file foto sekaligus menyimpan foto aslinya secara online.

18. Software pengolah foto

Untuk kebutuhan mengolah foto, tersedia banyak paket software di pasaran, tapi ada satu yang menonjol diantara yang lainnya. Adobe Creative Cloud Photographer’s Plan memberikan versi terbaru dari photoshop ada lightroom dengan biaya Rp. 169 ribuan perbulan. Anda tidak hanya bisa memilah dan menelusuri semua foto dengan mudah, tetapi juga memiliki seperangkat alat pengolah foto andal di ujung jari. Ada baiknya juga menginstal Adobe DNG Converter di komputer. Dengan aplikasi gratis ini, anda bisa mengkonversi file raw dari format kamera anda ke formta file DNG, yang dapat dikenali oleh  beragam software lama maupun baru.

Adobe Camera Raw – ACR merupakan plug-in pengolah raw dari Adobe, termasuk photoshop. Dengan tool cerdas ini, anda bisa menyelaatkan detail shadow ataupun highlight. Ada pula opsi untuk melakukan pengolahan exposure tertentu, cropping dan konversi foto.
Lightroom – Banyak fotografer mendapati Lightroom sebagai cara paling cepat dan efisien untuk browsing dan mengolah foto. Modus Develope pada Lightroom memungkinkan pengguna untuk memproses file raw dan memproses foto secara berkelompok.
Photoshop CC – Photoshop CC adalah program yang menganggumkan. Keunggulan dari menggunakan CC dan sistem creative cloud adalah anda dapat meng-update software bila tersedia. Daftar secara online sesering mungkin dan terkoneksi ketika ingin meng-upgrade.
Software gratis – Kalau anggaran terbatas, Nikon dan Canon menyediakan software gratis bersama dengan DSLR mereka. Canon DPP dan Nikon ViewNX2 memberikan kesempatan mengolah file raw, serta mengubah pengaturan seperti white balance dan exposure.

19. Cetak dan berbagi foto

Banyak cara untuk mnyebarkan foto dengan keluarga dan teman. Untuk distribusi instan, buatlah galeri online. Tapi, untuk impresi yang lebih awet, mengapa tidak dicetak dengan kualitas tinggi?
Online sharing – Banyak website yang diciptakan untuk sharing foto. flickr.com sangat populer, sementara bagi yang ingin merambah ke pasar pro, Behance.net akan membantu untuk membangun portofolio pribadi anda.
Printer – Printer inkjet dan sye-sub modern dapat menghasilkan cetak foto berwarna. Carilah model yang dilabeli sebagai printer foto, dan belilah kertas foto khusus untuk mencapai hasil terbaik yang pantas dipajang.
Bingkai – Untuk sentuhan akhir, beri bingkai pada foto. Pertimbangkan warna dan materi yang akan digunakan untuk bingkai.
Demikianlah susunan kursus kilat jitu cara cepat kuasai kamera DSLR yang bisa anda terapkan dari dasar-dasar fotografi sampai dengan pengelolaan file foto. Semoga berguna.

Sensitivitas ISO Pada Fotografi Digital

Sensitivitas ISO Pada Fotografi Digital adalah poin penting yang harus diketahui seorang fotorgrafer. Apakah sensitivitas ISO itu? Temukan dan paham cara mengukur sensitivitas kamera terhadap cahaya serta kapan dan pada saat memotret apa saja harus meningkatkan pengaturan ISO.
Continue reading

Lensa Prime vs Lensa Zoom? Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?

Berdasarkan jangkauan focal length, lensa untuk kamera baik itu DSLR maupun Mirrorless bisa dikelompokkan menjadi 2 kelompok yaitu lensa prime dan lensa zoom.

Lensa Prime

Lensa prime, atau terkadang disebut juga sebagai lensa fix, adalah lensa yang memiliki satu focal length. Salah satu yang paling terkenal adalah lensa 50mm, hampir semua pabrikan kamera memproduksi lensa jenis ini dan banyak tersedia di pasaran denga harga yang ekonomis.

Kelebihan utama lensa jenis ini adalah ukuran yang ringkas, ringan serta kualitas yang maksimal. Detail yang dihasilkan juga maksimal jernih, kaya warna, serta aperture yang lebar yang bisa digunakan untuk kondisi low light, dan membentuk bokeh untuk isolasi. Kelemahannya lensa prime adalah adalah tidak bisa digunakan untuk mengatur lebar sudut pandang pemotretan, fotografer harus bergerak maju atau mundur terhadap objek.

Lensa Zoom

Berbeda dari lensa prime, jenis lensa zoom memiliki focal length yang bisa diatur pada jangkauan tertentu. Sebagai efeknya, anda bisa mendapatkan sudut pandang dari beberapa focal length sekaligus dari satu lensa.

lensa kit 18-55 mm
Pada contoh di atas ditampilkan lensa kit 18-55mm. Lensa ini bisa digunakan pada focal length mulai dari 18mm yang masuk kategori “wide angle”, hingga 55mm yang masuk kategori “tele”.
Kelebihan utama lensa zoom adalah bisa digunakan untuk mendapatkan berbagai lebar sudut pandang foto. Anda hanya perlu membawa satu lensa untuk mengggantikan beberapa lensa prime saat traveling. Disisi lain, kelemahan lensa zoom adalah ukuran yang lebih besar dan lebih mahal untuk kualitas yang sama. Serta, dari segi bokeh, kontrol depth of field serta kinerja di kondisi low light lensa zoom masih tertinggal dari prime.

Memahami Elemen Komposisi Fotografi : Framing

Elemen Komposisi Fotografi : Framing
Elemen komposisi fotografi : framing – life going on by Antonio Costa on 500px.com

Elemen komposisi fotografi : framing

Saat menyebut frame, yang terlintas dalam kepala adalah foto yang digantung dengan bingkai kayu di sekelilingnya. Namun, framing dalam konteks fotografi adalah penggunaan elemen komposisi fotografi yang kita temui di sekitar objek sebagai bingkai alami. Framing adalah penggunaan elemen komposisi fotografi yang cukup efektif untuk ‘mengangkat’ objek. Perhatikan porsi yang diambil oleh frame, jangan sampai porsi frame yang berlebihan justru menjadikan mereka objek utama dalam foto anda.
Elemen Komposisi Fotografi : Framing
Delicate Arch Incepted by J.R. Robinson on 500px.com

Efek elemen komposisi fotografi framing

Elemen yang digunakan sebagai framing umumnya berada di depan subjek, namun bisa juga berada di belakang subjek. Efek framing memunculkan dimensi jarak dan mengarahkan perhatian pemirsa menuju point of interest (POI). Sebagai catatan, aturlah agar tingkat terang, warna, dan motif dari bingkai agar tidak sampai mengalihkan perhatian dari POI.

Menggunakan pepohonan untuk membingkai jalan seperti pada foto di bawah ini juga bisa menciptakan kesan bahwa pengamat tengah menyaksikan jalan dan orang yang berlari dari sebuah lubang yang terbuat dari dahan pepohonan.
Elemen Komposisi Fotografi : Framing
 Marathon Training by Andy Gibson on 500px.com – Elemen komposisi fotografi
 

 

Elemen Komposisi Fotografi : Bentuk

Elemen komposisi fotografi – Pada pembahasan elemen komposisi fotografi sebelumnya kita telah membahas mengenai  garis sebagai elemen penyusun komposisi sebuah foto. Nah , sekarang kita akan beranjak ke elemen komposisi fotografi selanjutnya yaitu bentuk (shape).
Elemen Komposisi Fotografi : Bentuk
Dandelion in abstract by Dusan Macro on 500px.com

Elemen komposisi fotografi

Bentuk (shape) adalah hasil dari penggabungan beberapa garis yang menghasilkan lingkaran, segitiga, segi empat, dan seterusnya. Seperti halnya garis bentuk juga memberi kesan dinamis, baik itu berupa lingkaran, segi empat, dan lain sebagainya. Garis dapat menggiring mata pengamat pada suatu bentuk,  memberikan makna pada foto.

Bentuk memberi foto anda sebuah identitas yang jelas sehingga orang yang melihat tidak perlu menebak-nebak.
Elemen Komposisi Dalam Fotografi : Bentuk
Pouring Spirit by Pradeep Mahajan on 500px.com
Demikianlah pembahasan tentang elemen penyusun komposisi fotografi bentuk. Selanjutnya kita akan membahas tentang elemen komposisi fotografi pola atau pattern untuk menghasilkan komposisi yang indah dalam fotografi.