Category Archives: Tips & Tutorial Fotografi

Tips Memaksimalkan Fotografi Landscape

Fotografi landscape merupakan salah satu dari beberapa genre fotografi yang populer. Jenis fotografi ini cuma membutuhkan waktu dan tempat yang tepat, sehingga anda harus bersabar ketika memotret landscape. Berikut ini adalah tips-tips dasar yang bisa
dipergunakan untuk memaksimalkan foto landscape, terutama bagi anda yang ingin mendalami fotografi landscape.

tips memaksimalk fotografi landscape

Empire of The Sun by Adrian Borda

Continue reading

14 Tips Fotografi Portrait Dan Sistem Pencahayaannya 3

Tips Fotografi Portrait : Gunakan flash

Artikel kali ini bagian akhir dari 14 Tips Fotografi Portrait Dan Sistem Pencahayaannya akan membahas tentang teknik pencahayaan fotografi portrait.

10. Dapatkan pencahayaan artistik dengan flash

Lengkapi peralatan anda dengan flashgun, remote trigger dan diffuser akan memberikan pencahayaan yang dramatis pada foto anda.
tips fotografi portrait pencahayaan dramatis
Cahayai subjek anda dari sisi samping untuk mendapatkan efek dramatis pada foto anda, gunakan exposure compensation -2 sehingga background akan underexposure.

11. Wireless flash trigger

Walaupun pop-up flash kamera digital anda dapat berguna dan membantu, ada banyak alasan untuk berinvestasi dalam flashgun. Salah satu teknik fotografi portrait favorit adalah dengan penggunaan off camera flash. Menggunakan off camera flash memberikan hasil yang lebih powerfull dan memungkinkan anda untuk memodifikasi cara cahaya mempengaruhi subjek melalui arah dan jarak. (Baca Teknik Off Camera Flash).
tips fotografi portrait flash

12. Menggunakan fill-in flash pada saat memotret siang hari

Meskipun mungkin tampak aneh menggunakan flash saat memotret di matahari terik, tetapi justru anda harus menggunakannya.Matahari dapat menimbulkan masalah bagi fotografer portrait saat memotret outdoor: bayangan yang keras pada wajah, exposure yang tidak seimbang dan highlight yang terbakar. (Baca Teknik Fill Flash Pada Fotografi)
 
tips fotografi portrait fill in flash
 Dengan fill in flash
tips fotografi portrait fill in flash
Tanpa fill in flash
Menggunakan fill flash akan meningkatkan foto portrait anda, kamera akan menangkap exposure yang lebih seimbang karena flash akan mencahayai subjek anda ketika kamera mengekspos background.

13. Mamfaat off camera flash

Flash yang dapat dilepas dari pemasangan permanen di bodi kamera membutuhkan trigger untuk memicu flash, bisa dengan kabel atau secara wireless dengan menggunakan remote yang terpasang pada hotshoe kamera. Anda bisa juga menggunakan 2 flash atau lebih untuk setting pencahayaan yang lebih kompleks. Menggunakan remote trigger memungkinkan anda untuk memicu 1 flash yang berfungsi sebagai “master”, yang akan memicu flash yang ke 2 yang berfungsi sebagai “slave” flash pada saat waktu yang bersamaan. Tambahkan juga diffuser dan softbox untuk mendapatkan cahaya yang lembut dan penyebarannya menjadi lebih merata.
 
tips fotografi portrait off camera flash

14. Upgrade flash dan aksesorisnya

Apabila anda lebih serius menekuni fotografi portrait anda bisa meng-upgrade lighting equipment anda ke tingkat yang lebih advance, inilah daftarnya:
– satu atau dua flashgun
– Diffuser flashgun
– Softbox flashgun
– Kabel remote flash
– Wireless flash trigger

Cara Membuat Pinhole Kamera

cara membuat pinhole kamera

Cara membuat pinhole kamera – Menciptakan foto tanpa lensa yang menggugah dengan trik foto berlubang jarum (pinhole) dengan DSLR. Meski kita bisa saja menambahkan efek pinhole dengan software pengolah foto atau melalui aplikasi pada smartphone, tapi ada rasa magis, kreatif dan memuaskan tersendiri yang diperoleh dari merekamnya langsung di dalam kamera. Foto pinhole atau lubang jarum harus direkam tanpa lensa, dan pada zona kreatif kali ini, akan ditunjukkan cara mengubah DSLR atau mirrorless menjadi perangkat pinhole.

Untuk mencobanya sendiri, anda harus menggunakan body cap yang sesuai untuk kamera anda (carilah yang menjualnya secara online untuk mendapatkan harga murah), lalu bor. Mengontrol kamera lubang jarum tidak sesulit yang anda bayangkan. Anda hanya perlu memposisikannya pada modus Manual, lalu atur shutter speed dan ISO. Sebagai hasil dari cahaya yang sangat kurang, ISO perlu dinaikkan, tapi tampilan grainy dan cacat secara teknis membantu daya tarik pada hasil akhir foto. Kamera mungkin perlu dipasangkan pada tripod jika pengaturan shutter speed panjang.

Karena kecilnya ukuran lubang jarum yang berfungsi sebagai lensa, mungkin juga akan dibutuhkan sumber cahaya tambahan. Flashgun eksternal atau lampu studio akan membawa jauh perbedaan jika anda akan merekam objek still life atau portrait.

Langkah-langkah membuat pinhole kamera

1. Bor penutup atau body cap

Membuat lubang cap - membuat pinhole kamera

Mulailah dengan mebuat lubang 5mm menggunakan bor di tengah body cap. Tentunya, ketika melakukan proses ini, cap tidak terpasang pada body kamera. Bersihkan serpihan-serpihan plastik agar tidak jatuh ke dalam kamera dan merusak sensor.

2. Buat lubang jarum (pinhole kamera)

Membuat pinhole kamera pada aluminium foil

Ambillah sepotong kecil aluminium foil dan lubangi bagian tengah dengan jarum ukuran 7. Sekali lagi, bersihkan lubang dengan amplas halus. Gunakan lakban plastik untuk memasangkan foil pada cap. Pastikan bahwa lubang sejajar dan berada di tengah.

3. Mulai merekam

Memotret dengan pinhole kamera

Ketika mengkomposisikan foto, viewfinder tidak akan bisa digunakan, jadi anda harus mengira-ngira. Karena ukuran lubang jarum yang kecil, sudut pandang yang ditangkapnya lebar. Artinya, anda harus mendekat kepada objek jika ingin mengisi frame. Berelsperimenlah dengan cara perekaman untuk mendapatkan hasil yang unik. Demikianlah tips cara membuat pinhole kamera dan memotret dengan pinhole kamera.

Kapan Harus Menggunakan Fokus Manual?

Haruskah saya menggunakan autofocus AF atau menggunakan fokus manual? Kenyataannya adalah ada kalanya menggunakan fokus manual lebih menguntungkan pada beberapa genre fotografi lainnya. Berikut ini adalah panduan singkat kapan harus menggunakan fokus manual dan kapan harus menghindarinya.

kapan harus menggunakan fokus manual Continue reading

Tips Menguasai Long Exposure

Tips Menguasai Long Exposure – Dengan shutter speed yang lebih panjang, exposure dapat memberikan keelokan menenangkan dengan mengaburkan gerakan awan dan air. Efek long exposure ini selalu mempesona hingga hampir selalu bisa mempercantik foto landscape.

Siapkan long exposure anda, dan ikuti 5 langkah berikut untuk menguasai long exposure.

Tips Menguasai Long Exposure

Tips Menguasai Long Exposure – Menstabilkan tripod

Panjangkan kaki yang lebih besar terlebih dahulu, kemudian baru kaki yang lebih kecil, sehingga akan mengstabilkan tripod.
 
Tips Menguasai Long Exposure

Tips Menguasai Long Exposure – Mencegah guncangan

Aktifkan mirror lock-up atau gunakan live view, dan gunakan kabel release untuk merekam foto. Jika anda tidak mempunyai kabel release, anda bisa menggunakan self timer 10 detik, sehingga kamera tidak berguncang akibat tekanan jari anda saat menekan tombol shutter.
 
Tips Menguasai Long Exposure

Tips Menguasai Long Exposure – Menyiapkan filter kamera

Fokuskan pada objek dan posisikan lensa pada fokus manual sebelum memasang filter ND. Setelah terpasang, view finder akan jadi tak berguna, tapi masih dapat membocorkan cahaya, jadi tutup view finder.

Tips Menguasai Long Exposure

Tips Menguasai Long Exposure – Bidik dengan live view

Meski anda tidak bisa melihat melalui filter 10 stop, dengan live view mungkin masih bisa. Aktifkan dan posisikan tombol putar modus pada P sesekali, meski ada noise tapi cukup untuk mengatur komposisi dan fokus.

Tips Menguasai Long Exposure – Dapatkan exposure yang tepat

Setiap stop yang ditambahkan filter, menggandakan shutter speed yang digunakan. Posisikan rekam foto percobaan tanpa filter pada Manual, jika puas dengan hasilnya, kalikan dengan jumlah stop pada filter.

Demikian tips – tips cara menguasai long exposure dengan menggunakan filter ND.