Filter Untuk Fotografi Landscape

Semua hal yang perlu anda ketahui tentang filter untuk fotografi landscape ada disini. Kamera digital dan software pengolah foto berupaya keras untuk bisa menggantikan keharusan membawa berbagai macam filter kaca atau plastik yang mahal. Namun, bukan
berarti semua filter lantas menjadi tak berguna dalam fotografi digital. Misalnya, filter close-up. Yang intinya berfungsi sebagai kaca pembesar, menawarkan alternatif lebih murah dari lensa makro khusus. Dan penambahan filter UV atau filter pelindung jernih akan melindungi bagian depan lensa. Tapi sebenarnya hanya ada 2 tipe filter yang benar-benar anda butuhkan, yaitu filter polariser dan filter neutral density (filter ND). Alasannya adalah efek yang dihasilkan filter ini akan menghabiskan begitu banyak waktu dan kadang nyaris tidak mungkin untuk dibuat secara otentik pada tahap pengolahan foto.

filter untuk fotografi landscape

Last Light at Fanad Head by Daniel on 500px.com

Filter Untuk Fotografi Landscape – Filter polariser

filter untuk fotografi landscape - CPLPolariser berfungsi menghilangkan kilauan dan refleksi untuk memberikan warna lebih kaya dan kekontrasan lebih kuat. Polariser sering digunakan fotografer landscape untuk menambahkan kesan dramatis pada langit biru yang dipenuhi gumpalan awan putih, dan
untuk mengurangi kilauan pada permukaan air dan dedaunan. Filter polariser ini mahal, tapi sepadan.

Polariser merupakan filter dua bagian. Setelah terpasang pada lensa, putar bagian depan filter untuk meningkatkan atau menurunkan efek. Filter ini efektif pada saat cuaca cerah, membuat kualitas lembut pada langit biru, tapi juga membuat cuaca mendung menjadi lebih hidup. Ada dua tipe polariser, circular (CPL) dan linear. Namanya mengacu pada caranya mempolarisasikan cahaya. Sebaiknya pilih CPL, karena linear tidak cocok untuk sistem autufocus (AF) kamera digital. Salah satu kelemahan filter polariser adalah mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke lensa hingga dua stop. Mengakibatkan shutter speed lebih lambat dan membuka potensi foto blur, kompensasikan dengan menaikkan ISO.

Filter Untuk Fotografi Landscape – Filter neutral density (ND)

filter untuk fotografi landscape - filter NDFilter neutral density ditawarkan dalam dua tipe: standard dan graduated (ND grad). Filter ND standard bertonal abu-abu, dan digunakan untuk mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke lensa. Dengan filter ini, anda dapat menggunakan aparture besar saat cahaya terang untuk mencapai efek depth of field sempit, dan bisa memperpanjang shutter speed untuk menerjemahkan objek bergerak sebagai blur. Seperti ND grad, filter ini ditawarkan dalam kekuatan bervariasi yang menentukan tingkat stop atau nilai exposure cahaya yang dikuranginya. Misalnya, ND 3 stop (kadang dilabeli dengan 0.9 ND atau ND9) akan memberikan anda kesempatan menggunakan shutter speed 1/10 detik, dimana biasanya anda menggunakan 1/80 detik. Filter ND tersedia dalam bentuk bulat (screw-in) dan kotak (slot-in). Filter ND slot-in sangat nyaman dengan ND sangat kuat, karena filter mudah digeser dan dilepas. Filter ND6 dan ND10 banyak digunakan karena kemampuan membuat gerakan ombak dan awan diterjemahkan sebagai blur sehalus sutra.

filter untuk fotografi landscape - panduan filter ND

Filter Untuk Fotografi Landscape – Filter graduated ND (ND Grad)

filter untuk fotografi landscape - filter ND GradFilter graduated ND memiliki bagian sisi yang gelap dan jernih pada bagian yang lain, yang berfungsi untuk membantu mengurangi kekontrasan antara langit yang terang dan foreground yang gelap. Filter graduated ND ini berwarna abu-abu di bagian atasnya dan
jernih pada bagian bawahnya. Dengan memposisikan bagian gelap pada langit, anda bisa membawa nilai exposurenya lebih dekat dengan nilai exposure landscape di bawahnya. Tanpa filter ini, anda harus memilih untuk mengekspos daratan atau mengekspos langit. Meski filter ini penting pada fotografi landscape yang bagus pada era film, kebutuhan untuk ND grad berkurang dengan adanya kamera digital. Anda bisa merekam satu foto dengan langit diekspos dengan benar dan satu foto lagi dengan daratan diekspos dengan benar, kemudian menggabungkan keduanya di photoshop atau software olah digital lainnya.

Apapun filter kreatif yang dipilih, anda perlu menentukan apakah anda menginginkannya sebagai filter bulat tunggal (screw-in) atau sebagai bagian dari sistem filter kotak (slot-in). Filter bulat hanya perlu diulirkan pada filter thread lensa, sementara filter kotak membutuhkan filter holder dan cincin adpator (adaptor ring) untuk memasangkannya.
filter untuk fotografi landscape - bulat (screw-in)filter untuk fotografi landscape - kotak (slot-in)
Masing-masing sistem memiliki keunggulan tersendiri. Filter bulat nyaman digunakan karena bisa dibiarkan terpasang pada lensa. Filter kotak menghabiskan lebih banyak ruang di dalam tas kamera, tapi biasanya menjadi opsi yang lebih baik ketika anda merencanakan untuk mengkombinasikan filter hanya dengan satu holder, atau jika anda memiliki sejumlah lensa dengan ukuran filter thread berbeda. Demikianlah pembahasan mengenai jenis-jenis filter untuk fotografi landscape.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *