Memahami Filter Neutral Density (ND Filter), Mengapa Dan Kapan Harus Menggunakannya

Apakah anda pernah bertanya-tanya bagaimana fotografer profesional menangkap gerakan dalam foto landscape mereka untuk menghasilkan gerakan awan yang lembut, air terjun yang lembut seperti kapas, atau ombak yang yang berkabut? Apakah foto long exposure anda tidak memberikan efek yang sama? Jawabannya adalah foto-foto yang dihasilkan oleh fotografer landscape profesional itu dibidik menggunakan filter neutral density (ND).

Filter Neutral Density (ND Filter), seascape
  Atlantis by Francesco Gola on 500px.com

 

Apakah filter neutral density (ND Filter) itu ?

Filter neutral density (ND) adalah salah satu filter yang paling penting dan banyak digunakan terutama untuk memotret long exposure. Filter ini didesain untuk mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke dalam kamera dan mengenai sensor. Dengan demikian, waktu exposure dapat diperpanjang. Hal ini berguna dalam situasi dimana cahaya terlalu banyak.

Kenapa menggunakan filter ND?

Filter ND memiliki lapisan abu-abu yang didesain untuk menyerap semua warna dalam spektrum dengan jumlah yang sama.Dengan demikian, filter tidak akan secara radikal mempengaruhi warna pada foto anda – mengubah hanya intensitas cahaya dan bukan warnanya. Menggunakan filter ND pada objek yang bergerak seperti air, ombak, awan atau bahkan orang akan memberikan efek yang artistik pada foto anda. Membekukan gerakan air terjun dengan shutter speed yang biasa membuat foto tampak statis dan membosankan, sedangkan membuat gerakan air menjadi blur akan menghasilkan foto yang indah dan menjadi lebih dinamis.
Filter ND memberikan anda keleluasaan untuk mengatur aperture dan shutter speed yang anda inginkan. Filter ND dapat digunakan pada hari yang cerah untuk memperpanjang exposure untuk membuat efek gerakan, tapi filter ND lebih efektif digunakan pada saat fajar atau senja, yang mana bisa membuat waktu exposure menjadi lebih lambat menjadi 1 detik atau lebih, contohnya adalah untuk membuat gambar ombak menjadi lembut dan berkabut.

Kapan harus menggunakan filter ND?

Untuk memotret air terjun anda tidak memerlukan waktu exposure yang terlampau lama untuk mem-blur-kan pergerakannya, karena air terjun bergerak sangat cepat sehingga filter ND 3 stop sudah cukup untuk mengaburkan air. Namun, jika anda ingin mendapatkan efek yang sama untuk memotret seascape, maka anda akan memerlukan waktu exposure yang lebih lama dari 30 detik, karena pergerakan awan dan air laut lambat.

memahami filter neutral density (nd)
Tanpa filter ND
memahami filter neutral density (nd)
Dengan filter ND
Memotret selama ‘golden hour‘ pada saat pagi atau sore hari akan sangat membantu, karena tingkat cahaya yang rendah untuk memperoleh exposure yang panjang, dan tentu saja kualitas cahaya yang seperti ini akan menghasilkan foto yang indah.
Filter ND tidak hanya digunakan untuk mengaburkan gerakan air atau awan, tapi juga dapat membuat pergerakan orang akan tampak menghilang. Anda akan membutuhkan waktu exposure yang sangat panjang untuk membuat efek ini. Fotografer arsitektur biasanya menggunakan filter ini pada saat memotret di lokasi spot yang banyak turisnya.

Filter Neutral Density (ND Filter)

Bath – Abbey and The Roman Bath by Les Kancir on 500px.com

Menggunakan filter ND tidak hanya untuk membuat waktu shutter menjadi lebih lama saja, filter ND juga bisa digunakan untuk memotret portrait pada hari yang cerah misalnya. Jika anda memotret portrait pada hari yang cerah, anda mungkin menggunakan aperture yang lebih lebar untuk memperoleh depth of field yang sempit. Menambahkan filter ND akan memungkinkan Anda untuk memilih aperture yang lebih lebar.

Angka-angka pada filter

Bingung dengan penggunaan angka-angka filter ND yang berbeda oleh beberapa pabrikan filter untuk menunjukkan densitas optiknya. Anda dapat menggunakan tabel di bawah ini untuk memastikan anda mendapatkan filter yang tepat untuk kebutuhan anda.

Hal yang harus dicari dalam filter ND

Material & coating

Sejumlah faktor mempengaruhi kualitas dan tentu saja harga filter. Resin, kaca dan polyester semua dapat digunakan untuk bahan filter. Polyester adalah pilihan termurah, tapi dengan kualitas yang rendah. Beberapa coating digunakan untuk mengurangi flare dan ghosting pada lensa. Filter dengan frame yang slim membantu mengurangi vignetting.

Screw-in atau slot-in?

Filter ini diproduksi dalam berbagai tingkatan, untuk disesuaikan dengan kondisi dan tujuan yang berbeda-beda, baik yang tipe slot-in maupun screw-in. Filter ND screw-in kurang fleksibel apabila ditumpuk walaupun dengan filter CPL yang slim sekalipun karena akan menyebabkan vignetting, dan filter ND screw-in hanya cocok untuk lensa dengan diameter tertentu. Filter ND slot-in membutuhkan adapter dan holder, yang artinya akan memerlukan kit tambahan. Dengan filter ND tipe slot-in ini anda akan lebih mudah menumpuk filter ND untuk meningkatkan panjang exposure, atau menambahkan jenis filter lainnya seperti filter ND Grad ataupun filter polarizer.

memahami filter neutral density (nd)

Adaptor & step-up ring

Anda dapat dengan mudah menyesuaikan sistem filter slot-in anda dengan lensa yang berbeda dengan membeli adaptor ring untuk setiap ukuran lensa anda. Untuk filter ND tipe screw-in, belilah filter yang sesuai dengan lensa terbesar yang anda punya dan belilah step-up ring sehingga anda dapat menggunakan filternya di lensa yang lebih kecil.
memahami filter neutral density (nd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *