Mengenal Reflektor Dalam Fotografi

Apapun objeknya, kita membutuhkan cahaya untuk merekam foto. Reflektor pada prinsipnya adalah alat bantuan untuk memberikan cahaya di area yang diinginkan. Reflektor memberi kemampuan untuk memantulkan cahaya yanga ada, baik alami maupun artifisial, ke objek, sehingga anda bisa mengubah cara cahaya menerangi objek. Reflektor harus diposisikan secara manual agar cahaya mengarah pada area yang dituju, memberikan cahaya tambahan pada objek dan menghilangkan bayangan yang terlalu kuat.
 
reflektor

Ukuran dan warna reflektor

Reflektor ditawarkan dalam berbagai bentuk dan ukuran, mulai dari ukuran 30 cm sampai dengan 120 cm, tapi umumnya berbentuk lingkaran dan persegi. Reflektor menggunakan materi reflektif, biasanya dalam warna putih, emas dan perak, untuk menghasilkan efek yang berbeda. Segian reflektor dilengkapi dengan pegangan atau bisa dilipat untuk memudahkan penyimpanan, sementara yang lain berukuran besar dan susah untuk dipegang. Anda bahkan bisa membuat reflektor sendiri dari karton putih.

Cara memilih reflektor

Bagaimana memilih reflektor? Tergantung pada tipe fotografi yang anda geluti dan seberapa sering anda menggunakannya. Kalau hanya fotogafi biasa yang sesekali memotret portrait, sebaiknya belilah reflektor pop-up berbentuk lingkaran kecil yang memiliki sisi berwarna putih daan perak. Reflektor bisa dibeli dengan berbagai pembungkus, sehingga anda bisa memiliki warna putih, perak dan emas. Reflektor lebih besar biasanya akan memberikan penyebaran cahaya yang lebih lembut, tetapi sulit untuk dibawa dan dipegang.
 
Dengan menggunakan reflektor, intensitas dan kualitas cahaya dapat diubah. Anda dapat dengan mudah menyesuaikan intensitas cahaya yang direfleksikan dengan menjauhkan atau mendekatkan pada objek. Namun, hindari menaruhnya terlalu dekat, kalau tidak gambar akan terlihat tidak alami.

Menggunakan reflektor berarti memberikan cahaya lebih pada objek yang anda potret, dan hal ini tentunya mempengaruhi exposure. Karena itu, ingatlah untuk mengukur cahaya yang terpantul. Jika anda tidak melakukannya, maka foto mungkin akan menjadi ter-overexposure.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *