Wedding Photography: Tips Bagi Fotogafer Pernikahan Pemula 1

Fotografer pernikahan adalah merupakan pekerjaan fotografi yang rumit dan tersulit di dunia. Alasannya sederhana, tidak ada pengambilan foto pernikahan ulang. Pernikahan ini, dimana anda bertanggung jawab untuk memotretnya, hanya terjadi satu kali. Tidak ada istilah “kamera rusak”, “memory card tidak cukup” atau “baterai flash lupa di-charge”.

Tapi, anda bisa menyingkirkan ketakutan dari foto-foto pernikahan dengan mengikuti panduan untuk merekam foto-foto yang dibutuhkan untuk menceritakan kisah dari awal sampai akhir. Anda akan diajak melalui setiap tahap di hari pernikahan, mulai dari foto persiapan sampai foto pre-wedding, dan mulai dari memotret di lokasi acara sampai merekam keceriaan di acara resepsi pernikahan, sehingga anda bisa menghadapi semuanya dengan percaya diri.

pre-wedding foto, foto pernikahan, cara mengabadikan pernikahan

Persiapan pernikahan

Persiapan! Anda tak bisa meremehkan kekuatan dari kesiapan diri. Pertama, pastikan semua peralatan fotografi siap digunakan dan bersih. Gunakan blower brush untuk menghilangkan debu di semua lensa dan sensor. Baterai harus di-charge penuh, termasuk baterai-baterai cadangan.

1. Foto pre-wedding

Melakukan foto pre-wedding selalu berguna, karena setiap orang beraksi berbeda ketika mereka menjadi pusat perhatian, dan anda akan belajar cara mendapatkan yang terbaik dari mereka.
 
pre-wedding foto, foto pernikahan, cara mengabadikan pernikahan

2. Diskusikan cara anda

Inilah kesempatan bagi calon pengantin untuk mengatakan apakah mereka menginginkan tipe fotografi pernikahan yang seperti apa tradisional atau yang lebih santai. Berdiskusilah dengan mereka.
 
pre-wedding foto, foto pernikahan, cara mengabadikan pernikahan

3. Membuat daftar foto pernikahan

Anda sebaiknya membuat sebuah daftar foto pernikahan yang anda butuhkan untuk menjadi bahan album, cetakan, dll. Tidak ada “adegan ulang” dalam acara pernikahan, sehingga anda harus yakin bahwa anda berangkat dengan daftar foto pernikahan di tangan berisi foto apa yang akan anda ambil, mulai dari foto pengantin wanita dan pria secara formal hingga foto-foto detail (para undangan, cincin, buket, sepatu pengantin wanita, dll), dan foto resepsi seperti adegan memotong kue, penerima tamu, dll. Tanpa daftar tertulis, anda tidak akan memiliki pegangan dan hampir dipastikan anda akan melewatkan satu atau bahkan beberapa foto penting. Pastikan anda berbicara dengan kedua pengantin sebelum anda mematangkan daftar foto pernikahan anda.

4. Memiliki cadangan untuk segalanya

Kalau ada potensi kesalahan pada pernikahan yang sedang anda foto, potensi itu bisa terwujud sewaktu-waktu. Itulah kenapa para fotografer pernikahan profesional selalu membawa cadangan untuk segalanya, karena tidak ada adegan ulang. Minimal anda harus memiliki 2 body kamera, baterai cadangan untuk kamera dan flash, bahkan juga flash cadangan. Anda juga membutuhkan memory card tambahan dan lensa cadangan.

5. Perhatikan cuaca acara pernikahan

Cuaca akan mengubah cara melakukan pemotretan pernikahan. Selalu ada baiknya memiliki payung cantik untuk dibawa sebagai properti, jadi ketika hujan deras sekalipun, masih mendapatkan portrait seru.

pre-wedding foto, foto pernikahan, cara mengabadikan pernikahan

Cuaca akan mengubah cara melakukan pemotretan pernikahan. Selalu ada baiknya memiliki payung cantik untuk dibawa sebagai properti, jadi ketika hujan deras sekalipun, masih mendapatkan portrait seru.

6. Mengintip lokasi pernikahan

Mengecek tingkat cahaya dan sudut pandang di lokasi pernikahan sangat penting. Kunjungi lokasi pada jam yang sama dengan waktu yang direncanakan untuk acara pernikahan, sehingga anda bisa melihat arah datangnya cahaya.

pre-wedding foto, foto pernikahan, cara mengabadikan pernikahan

7. Ketahui jadwalnya acara pernikahan

Ingatlah jadwal acara jika memungkinkan, tapi bawa juga copy salinannya, dan tandai waktunya dengan jelas. Anda harus teratur dan selalu ada di posisi sebelum waktunya.

8. Fotografer wedding kedua

Banyak fotografer pernikahan profesional membawa serta fotografer kedua untuk memastikan bahwa mereka meliput seluruh momen yang paling penting. Semakin besar acara pernikahan, semakin anda membutuhkan fotografer kedua. Anda tidak bisa bekerja dimana-mana sekaligus, dan jika ada sesuatu yang salah (masalah peralatan atau apapun), akan ada orang lain yang terus bisa memotret, atau menangani masalahnya supaya anda bisa terus memotret.

9. Bawalah tangga untuk memotret dari posisi yang lebih tinggi 

Pada pernikahan, anda akan mengatur dan memotret sekelompok orang banyak (untuk foto formal), dan salah satu trik yang digunakan para fotografer pernikahan profesional adalah membawa tangga kecil yang ringan dan bisa dilipat. Mengambil portrait grup formal dari sudut yang lebih tinggi akan sangat membantu, karena anda jadi bisa melihat lebih banyak wajah dan mengatur grup anda dengan lebih mudah.
 
pre-wedding foto, foto pernikahan, cara mengabadikan pernikahan

Daftar peralatan….

Cek dan cek lagi apakah anda sudah membawa semua yang dibutuhkan untuk memotret pernikahan:
– Kamera utama
– Bodi kamera cadangan
– Baterai (semua sudah di-charge)
– Flashgun
– Reflektor
– Lensa, dari wide angle sampai telefoto sedang
– Memory card (sudah diformat)
– Properti umum (payung, tangga, properti seru)
– Jadwal acara
– Daftar foto yang disepakati
– Tripod

Credit foto : Ed Goodden

Bersambung……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *